Thursday, 10 July 2014

‪#‎FREEPALESTINA‬ ‪#‎PRAYFORGAZA‬

Bro en Sis, dunia Islam tengah berselimut duka, sobat masih ingatkan soal Gaza? Asal tau aja nih, sob, Palestina emang udah jadi killing field-nya Israel sejak tahun 1948! Mengerikan memang. Herannya, bertahun-tahun konflik Palestina nggak pernah selesai-selesai. Kalo kalian pada bilang, “udah deh, ngapain capek-capek mikirin Palestina yang jauh di sono. Aku aja lagi banyak masalah neh… raport barusan banyak pelajaran yang nggak tuntas!” Jujur neh, aku malah mikir gimana caranya buat nyetop aksi genocide terhadap rakyat Palestina yang emang udah mengarah ke cleansing muslim. Ah, seandainya aku bisa pake cit darah kebal seperti di game GTA, basoka dak abis-abis dah kulanjak'i wong godak yang tinggal di tanah kotor zionis laknatullah.





Kasian banget dah, guys. Ironisnya nih, di Indonesia yang mayoritas berpenduduk muslim, para pemudanya masih ada yang asik mikirin strategi tawuran dibulan Ramadhan dan cari-cari musuh dari sekolah laen buat dilempar pake balok terus go fight hanya karena tradisi sekolahan, takut dihajar sama senior demi diterima eksistensi diri di dalam komunitas mafia sekolah or urusan sepele gara-gara rebutan cewek.

Nah, sodara-sodara kita di Palestina malah udah nggak karuan nasibnya. Sekolah, rumah, masjid, pasar, bahkan rumah sakit semuanya ancur-lebur akibat gempuran Israel ke Gaza. Anak-anak dan remaja Palestina pun udah sekian lama tumbuh tanpa kasih sayang ortu cos ortu mereka udah di’dor’ duluan. Mereka pun tinggal di kamp-kamp pengungsian. Segala fasilitas pun diboikot ama zionis laknatullah, contohnya aliran air bersih dan listrik.

PBB hanya bisa kasih bantuan sembako dan pendidikan, upaya untuk membungkam serangan Israel dengan cara militer nggak ada bunyinya apalagi setelah kantor PPB di Gaza kini dibom oleh Israel. Perundingan-perundingan basi yang makan biaya dari rakyat cuma basa-basi di atas meja runding. Nggak ada artinya sama sekali buat keamanan umat Islam dan penduduk Palestina cos aksi brutal selalu terus berulang.


Yang bikin aku heran ini ye, kemanolah batang edong negeri-negeri yang tetanggoan samo Palestina? bukannya mutusin hubungan diplomatik samo Israel dan nyiapin pasukan militer buat ngegempur Israel. Apalagi Israel udah make bom fosfor putih yang efeknya bener-bener bikin manusia klepek-klepek sekarat kepanasan walaupun cuma kena ‘hembusannya’doang apalagi yang ketiban bom ini. Dimanolah pemimpin Arab dan Islam, ngapo diem bae wak? Seandainya aku di Palestina, hmmm… pastinya aku udah terbiasa dengan lingkungan konflik bersenjata. Walaupun aku tuh masih 'Budak', aku nggak akan tinggal diam supaya Palestina bisa lepas dari cengkraman zionis Israel. Wilayah Palestina pastinya memerlukan tenaga para pemuda seperti aku (dan seperti kalian juga tuh) buat mempertahankan tanah umat Islam. Memang, secara fisik kita tidak bisa membantu mereka. Tetapi hanya inilah yang bisa membantu mereka.

Takbir! Allahu Akbar! Takbir! Allahu Akbar 

Walaupun bantuan kita ini tidak berpengaruh secara langsung, namun aku yakin sobat banyak berdoa, doa kita akan terkabulkan. Minimal doa kita bisa membantu mereka secara batin. Semoga saja kita bisa cukup membantu mereka.

Referensi :

  • http://en.wikipedia.org/wiki/1948_Palestine_war
  • http://www.youtube.com/watch?v=i774LyDCzfs
  • http://www.youtube.com/watch?v=wlShLktFvJ8
  • http://www.youtube.com/watch?v=4FrnibdfDRU
  • http://arop.blogdetik.com/2008/12/31/pbb-demokrasi-or-democrazy/
  • http://muslimunm.4umer.com/t64-mau-tahu-apa-itu-bom-fosfor-putih
  • http://riqqahlufy.blogspot.com/2012/07/kita-pasti-bertanya2-mengapa-arab-saudi.html
  • http://labbaik.wordpress.com/2007/11/12/kenapa-diam-seribu-bahasa/

*Gambar diambil dari Google, aku sangat minta maaf kepada pemiliknya karena tidak meminta izin terlebih dulu. Terima kasih.

Romeltea Media
Aneka Resepku Updated at:
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

2 komentar so far. What are your thoughts?

  1. saya berdoa agar israel ancurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

    ReplyDelete

 
back to top